Bahaya Tindakan Bribery

Bribery (suap) adalah salah satu tindakan yang paling merusak dan merugikan dan menjadi hambatan bagi perkembangan sosial dan ekonomi, mengancam stabilitas politik, dan berkontribusi terhadap kemiskinan. Bribery sering dianggap sebagai cara menjalankan bisnis oleh beberapa pihak, bahkan diwajibkan untuk memperlancar urusan seseorang.

Ketika reputasi organisasi dipengaruhi oleh insiden penyuapan, dampaknya dapat bertahan untuk jangka waktu yang lama. Dampak utama suap bagi perusahaan adalah rusaknya reputasi, sehingga perusahaan tidak mendapatkan kepercayaan publik, bisnis menjadi tidak baik, kondisi keuangan yang menurun, dan bahkan perusahaan bisa terkena sanksi hukum.

Suap juga memberikan dampak negatif bagi moral karyawan di dalam organisasi, dan memupuk budaya bisnis yang tidak etis. Apabila karyawan mengetahui manajemen perusahaan mentolerir suap, karyawan tidak akan bekerja secara maksimal karena merasa tidak ingin memajukan perusahaan yang tidak bermoral. Bahkan karyawan akan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari perusahaan.

Bagaimana Cara Melawan Suap?

Saat ini, semakin banyak individu maupun organisasi yang berjuang untuk meminimalisir bahkan menghilangkan tindakan ini. Para pelaku bisnis juga mulai melakukan beberapa upaya agar bisa mencegah suap demi mempertahankan bisnis mereka.

Salah satu cara untuk menghadapi penyuapan adalah dengan menerapkan ISO 37001, sebuah sistem manajemen yang dirancang agar organisasi dapat mencegah, mendeteksi, dan menangani penyuapan demi budaya bisnis yang etis.

ISO 37001 dirancang sedemikian rupa sehingga dapat diintegrasikan ke dalam proses manajemen perusahaan yang sudah ada, dan dapat diterapkan pada organisasi apapun tidak peduli ukuran, jenis, atau tipe aktivitas.

Selain itu perusahaan juga harus memberikan sanksi yang tegas bagi para pelaku suapdi dalam perusahaan. Hal ini juga perlu disosialisasikan kepada karyawan sehingga dapat menjadi upaya pencegahan terjadinya penyuapan.

Artikel Lainnya

Sertifikasi Kami